Banner Pemkab Banyuasin
Perawat RS Muhammadiyah Ditahan atas Kasus Putusnya Jari Bayi Suparman
Kuasa hukum Suparman(38), Titis Rahmawati

Perawat RS Muhammadiyah Ditahan atas Kasus Putusnya Jari Bayi Suparman

Palembang Independen — Hasil operasi yang dilakukan pihak Rumah Sakit Muhammadiyah terhadap bayi Suparman yang terputus, Jumat (3/2/2023), menunjukkan tak bisa tersambung dan cacat. Hal ini dikatakan oleh kuasa hukum Suparman (38), Titis Rahmawati saat ditemui di RS Muhammadiyah bersama Suparman.

Menurut Titis Rahmawati, hasil operasi setelah perban dibuka tidak bisa disambung dan daging yang terpotong membusuk. Saraf juga tidak bisa terkoneksi secara medis. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya meminta ganti rugi atas hal tersebut.

“Dalam pasal 360 yang melawan hukum, ada beban ganti rugi baik dari pihak rumah sakit dan perawat. Jika tidak terpenuhi, kita akan gugat secara perdata,” ucap Titis.

Kuasa hukum Suparman juga menyerahkan proses terhadap perawat yang telah ditahan ke pihak penyidik Polrestabes Palembang. Atas tindakannya, pelaku terjerat pasal 360 ayat 1 dan diancam hukuman penjara selama 5 tahun.

Sementara itu, kuasa hukum korban Darmadi Djufri mengusahakan kliennya untuk mendapatkan kesepakatan damai dan memilih jalur restorative justice.

About Redaksi Palembangindependen.com

Check Also

Sadis, Pria Taruh Jasad Pacar Dalam Koper dan Dibuang Ke Jurang

Sadis, Pria Taruh Jasad Pacar Dalam Koper dan Dibuang Ke Jurang

Palembang Independen – Ditemukan mayat seorang perempuan berinisial (AN) yang merupakan Mahasiswi Perguruan Tinggi Swasta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *