PALEMBANG- Di balik deretan produk kriya yang tertata rapi di Grand Ballroom Aryaduta Palembang, ada senyum bangga Natalia, sosok di balik merek lokal Rifera.
Dalam ajang Pameran Produk Unggulan Sumatera Selatan (1–2 April 2026), kerajinan berbahan serat alam miliknya tak sekadar menjadi pajangan, tapi menjadi bukti nyata bahwa produk yang dibuat dengan hati dan kepedulian terhadap lingkungan memiliki tempat di hati masyarakat.
Kisah di Balik Lembaran Kulit Kayu Rifera bukanlah sekadar bisnis tas dan aksesoris. Di tangan Natalia, bahan-bahan yang disediakan alam seperti kulit kayu dan serat alami disulap menjadi produk eco-fashion modern yang elegan.
Keunikan tekstur dan napas keberlanjutan yang dibawa Rifera berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp3.555.000 selama pameran berlangsung.
Momen hangat terjadi ketika Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, singgah di stan Rifera. Beliau tampak antusias mengamati detail kerajinan kulit kayu tersebut. Bagi Natalia, apresiasi langsung dari orang nomor satu di Sumsel itu adalah suntikan semangat yang luar biasa.
“Kami sangat bersyukur produk kami bisa mendapat perhatian langsung dari Bapak Gubernur. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas dan mengembangkan produk yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga membawa pesan untuk menjaga bumi,” ungkap Natalia.
Keberhasilan Rifera tak lepas dari peran Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Sebagai UMKM binaan, Natalia merasa tidak berjalan sendirian. Mulai dari urusan dapur produksi hingga membuka gerbang pasar yang lebih luas, Pertamina hadir mendampingi.
Rusminto Wahyudi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, melihat pencapaian ini sebagai cerminan semangat “naik kelas” yang sesungguhnya.
“Rifera adalah contoh nyata bagaimana UMKM lokal kita punya daya saing tinggi. Mereka tidak hanya menjual produk, tapi juga cerita dan nilai keberlanjutan. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk tumbuh dan dikenal lebih luas,” ujar Rusminto.
Palembang Independen Palembang Independen